//
you're reading...
Insight, Uncategorized

Hari yang Indah

Hari ini aku bangun, merasa tidak terlalu bersemangat memulai hari karena hari ini adalah hari minggu dan ada rekanan yang harus saya jumpai berkenaan dengan salah satu proyekku. Dengan merasa sedikit terpaksa, kujalani saja. Ternyata hikmah tidak terduga tiba-tiba datang selagi ku menjalani hidupku hari ini.

Bangun pagi kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi. Untung saja aku tidak ngompol hari ini, jadi tidak perlu jemur kasur dan ganti sprei. Haha.. Kujalan melewati gang sempit jalan tembus ke simpang dago sambil habiskan roko sebatang. Roko bisa menjadi teman baik melewati perjalanan yang membosankan. Tibanya ku di jalan raya, naik saja langsung di angkutan umum berwarna biru. Perjalanan pun terhenti sampai rumah sekaligus kantor rekananku.

Di sela kegiatan yang sepertinya super sibuk darinya yang sedang mempersiapkan keberangkatan ke tempat lain, ku paparkan permasalahan dan diskusi tentang proyekku. Matahari pun mulai meninggi, ku rasa, meskipun matahari tertutup awan tebal, tanda-tanda ingin turun hujan. Pamitlah sudah. Tinggal satu perhentian lagi utk proyekku yang lain.

Masih merasa terpaksa, bahkan sempat stres memikirkan begitu banyak masalah yg menerpa hidupku ini ketika ku menunggu perhentian berikutnya. Namun, perasaan itu tidak berlama-lama membuat hati ini gundah gulana. Ku merasakan tiada gunanya masalah yang menerpa dilampiaskan menjadi stress. kuubah saja suasana hatiku dengan merasa bersyukur. Hidup terasa menjadi hidup kala ku ubah suasana hatiku. Hujan besar tiba-tiba menerpa.

Hujan besar dan aku harus menyebrang jalan.. kutunggu saja di bawah jembatan layang dengan puluhan orang lain yang juga menunggu hujan di kala itu. Sambil melihat sekeliling, kucoba mensyukuri karunia ilahi yang kudapat. Ada satu sosok tanpa baju hanya bercelanakan panjang oranye tiba-tiba mengambil sebungkus roti, mungkin dibuang orang lalu lalang karena tidak suka rasa atau merasa sudah kenyang. Setelah mengeluarkan roti dari bungkus plastik, sesosok pria itu mencium dan langsung melahap roti itu. Aku merasa bersyukur.. jika saja aku tidak punya teman dan keluarga, mungkin saja aku akan bernasib sama. Mencari makan di pinggir jalan atau dari sampah orang lain ketika ku tidak punya uang untuk membeli makan. Tuhan masih mengasihi dan menyayangi ku. Aku masih diberi begitu banyak proyek dan kesempatan untuk menjalani hari-hari ini.

Hujan tampak sudah reda. kusebrangi jalan yang macet dengan mobil beralphabet D dan B ke mesin bank. ingin setor uang, ternyata mesinnya rusak. Sudah saja kabari ke pihak yang menunggu uang itu. Semoga bisa maklum. Sudah selesai urusanku, saatnya untuk pulang. Begitu melihat jalur yang harusnya kutempuh dengan angkutan sangat padat merayap. Aku sedikit merasa senang dan sedikit tersenyum. Dengan senyuman mengiring, kulewati mobil-mobil itu dengan berjalan kaki penuh kebanggaan. Tidak bisa mereka keluar meninggalkan kemacetan dan kebisingan klakson dengan mengorbankan mobil mereka. Mungkin sebagian merasa tidak bisa tinggalkan karena cicilan blum lunas.

Berjalan ku dengan bangga dan senyuman lebar. Asap roko ku hembuskan dengan penuh percaya diri melewati kebisingan dan kemacetan yang membuat orang-orang dibelakang setir itu tampak stress dan mengernyitkan dahi.

Hari yang indah ketika kita bisa bersyukur akan apa yang telah dikaruniai Ilahi.

About sidewa

Saya hanya seorang manusia biasa yg dipanggil Dewa sejak kecil yang gemar memandang langit² (berkhayal & berpikir).

Discussion

2 thoughts on “Hari yang Indah

  1. ternyata emang kunciny ada di hate ya Wa

    Posted by Farid Ferdian | November 2, 2008, 3:49 pm
  2. yups, segala sesuatunya akan lebih indah jika kita nikmati dengan penuh rasa syukur.

    Posted by nie | December 13, 2008, 12:31 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Jumlah pukulan

  • 66,485 pukulan

Gravatar


kayanganku is my personal blog. nothing special or specific niche. Just me and my fraction of thought.

Kicau si Dewa (Twitter)

%d bloggers like this: