//
you're reading...
Informasi, Sains Asyik

Termodinamika Kompor Gas

Coba perhatikan tukang nasi goreng atau martabak, mereka pasti sudah belajar tentang termodinamika, persamaan gas ideal. Beberapa dari mereka mungkin tidak lulus kuliah, SMA bahkan tidak berkesempatan menginjak bangku sekolah, tetapi mereka sudah belajar mengenai pengaruh tekanan terhadap panasnya api kompor yang mereka gunakan. Persamaan gas ideal yang sering dipakai dan seharusnya telah dikenal oleh orang-orang yang telah tamat SMA yaitu,
PV = nRT
telah menjelaskan bahwasanya jika Tekanan (P) meningkat, maka meningkat pula temperatur (T). Tukang nasi goreng yang memakai kompor gas, sewaktu-waktu harus memompa tabung kecilnya itu agar tekanan dalam tabung naik sehingga bertambah panasnya api. Semakin panas apinya, semakin cepat pula nasi goreng atau martabak siap disajikan.

Tak disangka, tukang nasi goreng dan martabak yang berjuang menghidupi keluarganya ini juga telah mempelajari tentang hubungan panjang gelombang dengan temperatur. Ibu-ibu dan bibi yang suka bantu masak di rumah pastinya tidak mau kalah dengan tukang nasi goreng, mereka juga tahu tentang ini. Dari hukum Wien, yang dapat dituliskan sebagai
T = 1/λ
memang memperlihatkan bahwasanya temperatur (T) berhubungan terbalik dengan panjang gelombang (λ). Panjang gelombang yang dapat direpresentasikan dalam warna memudahkan ibu, bibi dan tukang nasi goreng mengira-ngira temperatur dari api kompornya. Jika panjang gelombang api adalah pendek, alias berwarna biru, maka dapat dipastikan apinya lebih panas dibandingkan api dengan panjang gelombang panjang atau berwarna merah.

Pengetahuan ibu, bibi, tukang goreng dan tukang martabak itu “ujuk-ujuk” mereka kumpulkan untuk memberikan kenyamanan kepada penikmat makanan yang tidak sabaran menunggu masakan dihidangkan.

Adakah fenomena keseharian di kehidupan kita yang juga membuktikan kebenaran hukum-hukum fisika? Hukum Fisika hanya mampu memformulasikan alam semesta melalui pendekatan-pendekatan, bukan kebenaran mutlak. Toh pendekatan demi pendekatan menuju kebenaran lebih baik daripada tidak mencari kebenaran sama sekali.

About sidewa

Saya hanya seorang manusia biasa yg dipanggil Dewa sejak kecil yang gemar memandang langit² (berkhayal & berpikir).

Discussion

8 thoughts on “Termodinamika Kompor Gas

  1. Gua pikir selama ini kompor itu pake minyak tanah.. rupanya gas ya Wa. Thanks.

    Posted by ikram | April 11, 2007, 10:44 pm
  2. kumaha atuh pak.. kan ada kompor yg pake minyak, ada yg pake tabung gas.. rada telat ya balesnya..

    Posted by ddewa | May 15, 2007, 11:52 am
  3. iya.. maksud gua.. kompor2 para tukang jualan makanan itu pake minyak tanah, bukan gas. yg tabung kecil warna merah itu kan?

    Posted by ikram | May 22, 2007, 9:41 pm
  4. Apakah pembakaran sumbu kompor minyak tanah bisa didekati dengan pancaran benda hitam?

    Posted by astronomsableng | June 18, 2007, 2:34 pm
  5. perasaan tukang bakmi / mie goreng cuma pemakai aja yang pinter adalah penemu alat masaknya. memang ibu kita senang dengan api biru tapi ada lagi api yang lebih panas yaitu yang berwarna putih

    Posted by agung soedewo | January 24, 2008, 12:24 pm
  6. seandainya para tukang-tukang yang di atas tadi nggak cuma pinter pake doang, pasti mereka akan jualan lebih dari sekedar nasi goreng atau martabak…..
    ( udah kebiasaan orang indonesia sih !!! bisanya cuma pake doang tanpa bisa menciptakan,,, )

    Posted by lae | February 20, 2008, 5:57 am
  7. iya yahhhhhhhhh??????
    berarti kika harus bisa memanfaatkan dengan lebih baik lagi donk sebagai anak bangsa yang telah mengenyam pendidikan?

    Posted by puzy | May 2, 2008, 1:43 pm
  8. pastinya harus bisa memanfaatkan lebih baik donk.. apalagi udah ngaku2 berpendidikan..

    jangan lupa juga ajari orang2 di sekitar kita utk pake kompor yg bner.. liat tuh byk kecelakaan gara2 salah pemakaian.

    Posted by ddewa | May 11, 2008, 1:08 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Jumlah pukulan

  • 66,485 pukulan

Gravatar


kayanganku is my personal blog. nothing special or specific niche. Just me and my fraction of thought.

Kicau si Dewa (Twitter)

%d bloggers like this: