//
you're reading...
Insight

Arjuna belajar memanah


Sewaktu sedang mengerjakan tugas atau latihan, ada kalanya pikiran ini melayang membayangkan kehebatan ketika sudah berhasil nanti. Misalkan ketika sedang latihan, sering sekali khayalan diri yang sudah sakti muncul. Menghancurkan batu besar dengan sedikit sentuhan, atau mungkin hanya dengan sentilan. Membaca atau bahkan mempengaruhi pikiran orang lain, tarung dengan penjahat untuk membela keadilan dan kebenaran dan banyak lagi yang melintas dipikiran. Memang enak bisa mengkhayal tetapi bagaimana kelanjutan latihan itu.

kisah Bharatayudha, Drona adalah guru yang mengajarkan teknik memanah kepada murid-muridnya. Kebanyakan muridnya, ketika ditanya “Sasaran apa yang kamu lihat?,” mereka menjawab “Sekawanan burung yang terbang”.Drona sedih atas jawaban itu. Ketika murid yang lain menjawab “Seekor burung,” ia sedikit lega. Ketika Arjuna menjawab “Mata seekor burung,dan panahku kuarahkan pada mata burung itu” guru itu sangat puas, dan karena itulah Arjuna dijadikan murid yang paling disayanginya; Arjuna adalah puncak keberhasilan Drona sebagai guru memanah.

About sidewa

Saya hanya seorang manusia biasa yg dipanggil Dewa sejak kecil yang gemar memandang langit² (berkhayal & berpikir).

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Jumlah pukulan

  • 66,485 pukulan

Gravatar


kayanganku is my personal blog. nothing special or specific niche. Just me and my fraction of thought.

Kicau si Dewa (Twitter)

%d bloggers like this: