Posted by: ddewa | December 15, 2008

Kepala Rusa Bertanduk

Rusa, atau lebih spesifik, kepala rusa dengan tanduk yg bercabang. Ketika dibayangkan hanya kepala rusa, terbayang seperti trophy yang dipajang di ruang tengah seorang pemburu. Penuh kengerian dan kekejaman. Dibalik itu jika dilihat dari kegunaan si tanduk rusa, rusa hanya memakainya sebagai pertahanan dari ancaman terhadap diri, kelompok atau keluarganya. Rusa tidak menyerang tanpa ada alasan yang jelas. Tidak semena-mena menggunakan tanduknya untuk bersenang-senang. Dia tidak berbangga hati, sombong atau angkuh memiliki tanduk yang indah.

Saya pernah ditanya oleh teman, pertanyaan psikologis akunya, “jika ada sebuah rumah idaman, kemudian kamu msk ke dalam.. terlihat sebuah wadah berisi cairan, seperti gelas minum, lalu bentuk dan materi yang bagaimana yg terbayangkan?” saya menjawab dengan jelas, “kepala rusa dari berlian, dengan air suci di dalamnya.” Katanya sih menggambarkan isi hati orang yang membayangkan.

Jadi apa yang terbayang olehmu?

Posted by: ddewa | December 14, 2008

Game browser -Travian-

Membangun sebuah desa hanyalah masalah mengelola sumber daya, menjaga keamanan dan menjaga hubungan baik dengan desa lain. Benarkah seperti itu? kebijakan dalam pemilihan bangunan atau sumber daya mana yang pertama kali dibuat ternyata membawa pengaruh dalam perkembangan sebuah desa. Salah menentukan proritas atau tidak fokus pada satu tujuan ternyata menghasilkan desa yang tidak stabil dan mudah kalah diserang oleh perampok.

Pertama kali saya mencoba bermain game browser setelah diajak teman beberapa hari lalu. Ternyata adiktif dan cukup menyita waktu. Kembali lagi, itu masalah perorangan, tinggal bagaimana saja menyikapinya. Dengan sedikit manajeman waktu dan disiplin, bermain tidak akan mengganggu pekerjaan. Ya.. begitulah kira-kira teorinya, praktek tidak segampang menulis satu kalimat bijaksana.

Travian, game browser yang ternyata sudah terkenal di maya-mancanegara. Bisa di buka di www.travian.co.id utk server Indonesia. Pada game browser ini, empunya account -saya sebut aja kita- diajak untuk membangun sebuah desa. Pertama diajak untuk mengelola sumber daya hingga membangun pertahanan dan prasarana lainnya sampai upaya diplomasi dengan desa lain.

Setiap kali membangun, ada hitungan waktu untuk penyelesaiannya. Berkisar dari beberapa detik, beberapa jam bahkan bisa harian. Hitungan ini sama dengan hitungan waktu pada umumnya. Jadi itulah waktu yang diperlukan yang harus kita tunggu untuk melakukan pembangunan desa.

Sedikit baru dengan permainan jenis ini, saya coba browsing-browsing game browser.. ternyata banyak jenis game ini di internet. Lebih banyak bisa dilihat di facebook. Sistemnya hanya tinggal klik tautan di browser utk lakukan perintah macam-macam.

Dalam memilih game, saya sangat peduli dengan tampilan. Travian dalam hal ini saya akui sangat baik dan rapih dalam tampilan. Sederhana dan tidak memberatkan komputer dan koneksi dalam melakukan permaiananya, bahkan grafik bisa dicopy ke komputer si pemain kalau mau dengan memakai fungsi graphic pack dari menu profil dan memasukkan path folder yang diinginkan. Untuk koneksi yang terbatas dalam kecepatan bisa dengan ringan mengunduh file-file gambar yg cukup kecil dari Travian.

Game browser lainnya yang sedang saya coba juga adalah Imperia Online. Saya lihat tautannya di link baca manga online. Iklan lah biasa. Bagus juga. Sistem yang  sama dan dengan grafik yang lebih bagus.

Selamat menjelajah Game Browser, sampai jumpa di game area.. nickname saya, dwagon.

Posted by: ddewa | November 2, 2008

Hari yang Indah

Hari ini aku bangun, merasa tidak terlalu bersemangat memulai hari karena hari ini adalah hari minggu dan ada rekanan yang harus saya jumpai berkenaan dengan salah satu proyekku. Dengan merasa sedikit terpaksa, kujalani saja. Ternyata hikmah tidak terduga tiba-tiba datang selagi ku menjalani hidupku hari ini.

Bangun pagi kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi. Untung saja aku tidak ngompol hari ini, jadi tidak perlu jemur kasur dan ganti sprei. Haha.. Kujalan melewati gang sempit jalan tembus ke simpang dago sambil habiskan roko sebatang. Roko bisa menjadi teman baik melewati perjalanan yang membosankan. Tibanya ku di jalan raya, naik saja langsung di angkutan umum berwarna biru. Perjalanan pun terhenti sampai rumah sekaligus kantor rekananku.

Di sela kegiatan yang sepertinya super sibuk darinya yang sedang mempersiapkan keberangkatan ke tempat lain, ku paparkan permasalahan dan diskusi tentang proyekku. Matahari pun mulai meninggi, ku rasa, meskipun matahari tertutup awan tebal, tanda-tanda ingin turun hujan. Pamitlah sudah. Tinggal satu perhentian lagi utk proyekku yang lain.

Masih merasa terpaksa, bahkan sempat stres memikirkan begitu banyak masalah yg menerpa hidupku ini ketika ku menunggu perhentian berikutnya. Namun, perasaan itu tidak berlama-lama membuat hati ini gundah gulana. Ku merasakan tiada gunanya masalah yang menerpa dilampiaskan menjadi stress. kuubah saja suasana hatiku dengan merasa bersyukur. Hidup terasa menjadi hidup kala ku ubah suasana hatiku. Hujan besar tiba-tiba menerpa.

Hujan besar dan aku harus menyebrang jalan.. kutunggu saja di bawah jembatan layang dengan puluhan orang lain yang juga menunggu hujan di kala itu. Sambil melihat sekeliling, kucoba mensyukuri karunia ilahi yang kudapat. Ada satu sosok tanpa baju hanya bercelanakan panjang oranye tiba-tiba mengambil sebungkus roti, mungkin dibuang orang lalu lalang karena tidak suka rasa atau merasa sudah kenyang. Setelah mengeluarkan roti dari bungkus plastik, sesosok pria itu mencium dan langsung melahap roti itu. Aku merasa bersyukur.. jika saja aku tidak punya teman dan keluarga, mungkin saja aku akan bernasib sama. Mencari makan di pinggir jalan atau dari sampah orang lain ketika ku tidak punya uang untuk membeli makan. Tuhan masih mengasihi dan menyayangi ku. Aku masih diberi begitu banyak proyek dan kesempatan untuk menjalani hari-hari ini.

Hujan tampak sudah reda. kusebrangi jalan yang macet dengan mobil beralphabet D dan B ke mesin bank. ingin setor uang, ternyata mesinnya rusak. Sudah saja kabari ke pihak yang menunggu uang itu. Semoga bisa maklum. Sudah selesai urusanku, saatnya untuk pulang. Begitu melihat jalur yang harusnya kutempuh dengan angkutan sangat padat merayap. Aku sedikit merasa senang dan sedikit tersenyum. Dengan senyuman mengiring, kulewati mobil-mobil itu dengan berjalan kaki penuh kebanggaan. Tidak bisa mereka keluar meninggalkan kemacetan dan kebisingan klakson dengan mengorbankan mobil mereka. Mungkin sebagian merasa tidak bisa tinggalkan karena cicilan blum lunas.

Berjalan ku dengan bangga dan senyuman lebar. Asap roko ku hembuskan dengan penuh percaya diri melewati kebisingan dan kemacetan yang membuat orang-orang dibelakang setir itu tampak stress dan mengernyitkan dahi.

Hari yang indah ketika kita bisa bersyukur akan apa yang telah dikaruniai Ilahi.

Posted by: ddewa | September 15, 2008

Sudah Subuh

Beginilah jadinya. Sudah dikasih tapi tidak disyukuri, jadinya ya syukurin. Bermula dari satu hari lalu, terasa bosan setiap pagi dini hari harus mengangkat badan penuh beban ini dari kasur yang nyaman. Angkat kepala, pindah pantat tepakkan kaki keluar kamar, keluar rumah mencari makan untuk sahur. Dingin-dingin biasanya dipaksakan berjalan dari satu warung nasi ke warung nasi lainnya yang terlihat lebih sepi, biar tidak antri lama kataku. Akhirnya keinginan menjadi kenyataan sekarang yang malah jadi penyesalan dan membuka hati ini untuk lebih mensyukuri nikmat.

Dimulai beberapa hari yang lalu terasa beda. Malas sekali badan ini hingga berpikir sudah saja tidak lakukan rutinitas itu. Sudah saja makan tengah malam ,benar-benar tengah, lalu rebahkan badan ini hingga Subuh menjelang, atau sekitar saat itulah (hingga terbit fajar nyatanya). Benar saja, tidurku tidak lagi terpotong dengan rutinitas bangun dini hari. Untung lampu kumatikan agar lelap ku tertidur tidak dibangunkan oleh Ibu dan Bapak empunya rumah. Nikmat tidurku kukata. Tidak lagi terpotong-potong tanggung tidurku kubilang. Tidurku bisa full 4 jam bahkan lebih.

Saking nikmatnya merasakan tidur 4 jam (nyatanya lebih), terasa kurang badan ini kalau tidak tidur lama. Sudah saja satu hari badanku hibernasi hingga malam menjelang. Hingga akhirnya malam itu kutempuh jalan karena sadar bagian tengah perut terasa membunyikan genderang perang memaksa badan untuk menapaki jalan gelap ke tempat ramai. Sudah saja beli banyak sekalian berhubung mereka menuntut perang. Banyak jumlah berujung tidak selesai dalam waktu singkat. Sudah saja untuk rutinitas dini hari sisanya meskipun jumlah segitu tidaklah cocok untuk mengisi tenaga satu hari apalagi petangnya ada niat eksploitasi energi pukul-pukul bola. Ya sudahlah sekali malas tetap malas. Hidup malas katanya.

Tibalah malam ini. Ketika badan terasa lelah habis pukul-pukul bola. Kegiatan besok padat merayap seperti jalan di Sudirman saat sore menjelang. Meskipun waktu pulang malam ini ideal untuk mengambil posisi rebahan, tapi tetap saja badan ini membandel ingin main dulu katanya. Hingga jarum jam lewat tengah malam, sudah saja tidur katanya. Mimpi yang seru tidak terceritakan mampir malam itu. Mimpi berlanjut, telinga ini mendengar panggilan dari Bapak yang bilang “Wa.. sahur.. Jam setengah empat”, mulut dengan S.O.P. (Standard Operating Procedure) berkata “iya.. pak”. Mimpi pun berlanjut dengan serunya hingga mimpi pun mengatakan sesuatu tentang penyesalan, tiba-tiba kuterbangun sadar mengucap Istighfar. Kok bisa mimpi seperti itu kataku sambil terus membayangkan kembali serpihan-serpihan mimpi itu. Hm.. pikir.. pikir.. sambil dengar suara azan. Kata si hati kecil, “oh sudah Subuh”. Tiba-tiba terdengar letupan suara hati gagap tercengang, “Waduh.. Sudah Subuh!!!”

Posted by: ddewa | August 12, 2008

Gerhana Merdeka Indonesia

Gerhana bulan dan matahari memberikan rasa yang berbeda di Agustus 2008 ini. Mulai dengan gerhana matahari total pada awal Agustus dan gerhana bulan sebagian pada hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2008. Sayangnya gerhana matahari total, 1 Agustus 2008 tidak mampir di Indonesia. Bayangan umbra gerhana matahari total berawal dari wilayah Canada dan melebar ke bagian utara Greenland, Arctic, Rusia tengah, Mongolia dan China, berakhir saat matahari tenggelam. Sayangnya ketika puncak gerhana terjadi, Indonesia tidak bisa menjadi saksi. Lain dengan China, mereka merasakan puncaknya gerhana matahari total dan mengatakan bahwa fenomena ini adalah kado bagi warga China karena berlangsung sehari sebelum pelaksanaan olimpiade Beijing. Tapi Indonesia bisa lebih berbangga karena kado yang tidak kalah hebatnya akan hadir dini hari saat hari kemerdekaan Indonesia ke-63. Cerita lucu terjadi di Indonesia saat gerhana pada tahun 1983.

Indonesia pada tahun 83, mewanti-wanti pada warganya bahwa gerhana adalah fenomena berbahaya. Karena itu, masyarakat tidak keluar rumah saat fenomena ini terjadi. Lain dengan tim ekspedisi dari rekan-rekan astronom Indonesia di saat itu yang menyiapkan sambutan untuk fenomena langka ini. Moedji Raharto, Djoni Dawanas, Asep dan … di Lemigas, Cepu tahun 1983. Saking takutnya masyarakat, tim ekspedisi sampai susah mencari makan karena warung-warung makan tutup semua. Tentu saja hal ini terjadi karena kesalahpahaman masyarakat mengartikan bahayanya fenomena ini. Sebenarnya gerhana matahari berbahaya hanya saat dilihat langsung dengan mata tanpa bantuan alat yang sesuai. Melihat langsung hanya beberapa detik bisa menyebabkan kerusakan permanen pada mata. Oleh karena itu, harus menyiapkan alat seperti filter untuk mengamati fenomena ini. Pastinya masyarakat China, Kanada dan Rusia sudah menyiapkan sambutan untuk fenomena serupa gerhana matahari total pada 1 Agustus yang lalu.

Gerhana matahari total pada 1 Agustus 2008 adalah gerhana ke-47 dari deret Saros 126. Siklus Saros adalah sistem periodik untuk klasifikasi gerhana bulan dan matahari, dengan perkiraan periode selama 6.585,3 hari (18 tahun, 11 hari dan 8 jam). Ketika dua gerhana berjarak hanya satu periode dengan saros yang sama, mereka memiliki geometri yang sama. Gerhana matahari Saros 126 berlangsung pada titik turun bulan dan bulan bergerak ke utara pada tiap gerhananya. Deret ini berawal pada gerhana sebagian di belahan selatan pada 10 Maret 1179 dan berakhir pada 3 Mei 2459 di belahan utara. Total durasi dari deret Saros ini adalah 1280,14 tahun. informasi lebih lanjut tentang siklus saros dapat dicari di website eclipse.gsfc.nasa.gov.

Gerhana bulan sebagian patut ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia sebagai kado hari kemerdekaan. Puncak gerhana mulai terjadi pada 16 Agustus 2008 pukul 21.06 UT atau 04.06 WIB pada tanggal 17 Agustus 2008 dengan tingkat kecerlangan 0,8076. Waktu kejadian adalah sebagai berikut:

Gerhana penumbral mulai pada 18.24 UT (01.24 WIB)
Gerhana sebagian mulai pada 19.36 UT (02.36 WIB)
Puncak Gerhana 21.10 UT (04.10 WIB)
Gerhana sebagian selesai 22.44 UT (05.44 WIB)
Gerhana penumbral selesai 23.55 UT (06.55 WIB)

Siapkan kondisi tubuh dan perlengkapan serta peralatan yang sesuai untuk mengamati fenomena bersejarah ini. Bandrek, kopi dan jaket adalah perlengkapan wajib untuk menunggu dan jangan lupa binokular dan teleskop anda atau teman untuk lebih asyik mengikuti proses ini. Sekali-kali tidak ikut lomba 17-an tidak apalah demi mengamati fenomena ini, karena pertunjukan gerhana ini selesai saat matahari terbit.

« Newer Posts - Older Posts »

Categories