Berawal dari Aku, yang punya kuasa dan kemampuan. Mencipta dan berkarya, sampai ada teknologi dan inovasi sehingga Aku perlu membuat Dia. Aku berjalan, ternyata Dia bisa berlari. Aku tahu Aku yang mencipta, tapi orang-orang tahu kalau Dia lebih baik. Aku tertatih-tatih, Dia tetap berlari sampai dia (tampak) lebih tua dari Aku.
Aku tahu Aku lah yang punya jiwa, Dia hanya buangan kuku dan daging tumbuh. Aku harus bisa memperlihatkan jiwa Aku. Membuktikan Aku lah perawalan. Pernahkah Tuhan bersusah payah melakukan pembuktian?
Discussion
No comments yet.